Foto: wanita Revolusioner Bolivia
Akhirnya ketemu juga. Sudah lama kucari mengenai siapa gerangan sosok perempuan 'kampungan' tersebut. Sesosok yang memegang bendera negaranya.
Gerakan perlawanan rakyat 'modern' di Amerika Latin (bahkan di seluruh dunia) yang relatif bagus bisa kita lihat di Venezuela dan Bolivia. Dua negara SOSIALIS yang selalu dibayang-bayangi oleh aksi kudeta. Kasus kudeta militer terakhir terjadi di negara Bolivia pada bulan Oktober 2019 lalu dimana pihak militer, polisi dan kekuatan sipil sayap kanan yang didukung oleh Amerika Serikat cs. menggulingkan pemerintahan Evo Morales.
Sejak kudeta militer berlangsung di Bolivia, sejak itu juga, rakyat Bolivia pendukung sosialisme melancarkan aksi-aksi perlawanan. Berbulan-bulan mereka melawan, di desa-desa dan kota-kota. Korban nyawapun berjatuhan. Setidaknya tercatat lebih dari 30 warga sipil tewas karena peluru timah pihak keamanan. Dan, salah satu sosok 'kampungan' yang aktif ikut melawan adalah seorang perempuan seperti terlihat di foto ini.
Juana Machoca, itulah namanya. Perempuan petani setengah baya. Perempuan pribumi suku Indian.
Juana datang dari kampung ikut turun ke jalan. Di jalanan, dengan berpakaian khas suku Indian, Juana memegang erat bendera negaranya menghadapi dan melawan rezim penindas.
Juana Machoca tidak bersekolah. Dia buta huruf. Meskipun begitu, dia tidak buta politik. Dia tahu dan faham betul mengenai siapa yang mencintai dirinya dan negaranya. Bukan militer dan polisi, tetapi para pendukung sosialisme yang tergabung dalam Gerakan Sosialisme (MAS) dan pemimpinnya, Evo Morales.
Dengan modal semangat dan keberanian. Ya keberanian, keberanian, dan keberanian, selama berbulan-bulan Juana hidup di jalanan berhadapan dengan desingan peluru karet militer serta kepungan asap gas air mata. Tanpa dia sadari, ternyata foto dirinya yang memegang bendera tersebut mampu terbang tinggi, menyebar hampir ke seluruh pelosok penjuru dunia.
Di media sosial, foto Juana berseliweran. Ada yang memakainya sebagai status tulisan (termasuk diriku), ada yang ngeshare fotonya, ada yang menggunakannya sebagai foto profil, dan seterusnya. Melalui (salah satunya) foto Juana inilah, peristiwa kudeta militer Bolivia beserta perlawanan rakyatnya menyebar ke seluruh dunia.
Ya, Juana Machoca. Fotonya diabadikan oleh seorang fotografer perempuan yang bernama Natacha Pisarenko dari agensi The Associated Press (AP) dan diterbitkan pada tanggal 13 November 2019.
"Saya sudah menghadapi militer, polisi dengan memberikan dada saya...", ucap Juana dengan penuh keberanian saat diwawancarai oleh sebuah media setempat.
Post: VA Safi'i
Selamat malam

إرسال تعليق